Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Friday, July 25, 2014

SIAPA MENYUSUL?

Dalam suasana masih beraroma Idul Fitri, sehingga tidak sedikit orang sedang sibuk dengan pertemuan trah (keluarga besar), Novena Ekaristi Seminar Keenam di Domus Pacis tetap berjalan. Memang sudah ada informasi baik perorangan (seperti Pak Muji dari Medari) maupun kelompok (seperti Paroki Wedi) bahwa mereka masih sibuk dengan sanak saudara yang berkumpul dan atau mudik. Rama Agoeng sudah mempersiapkan diri untuk berbicara pada Novena Domus 3 Agustus 2014. Tema yang akan diolah bersama adalah Wis Tuwa Kon Nginternet? Dengan tema ini diharapkan kaum tuwa dapat memanfaatkan alat digital yang umum dimiliki untuk makin dekat dan terbuka pada kaum muda.

Sebagaimana biasa, karena ada persediaan konsumsi, para peserta harus mendaftarkan diri ke Rama Bambang. Pendaftaran paling lambat 28 Juli 2014 ke HP no. 087834991969. Ketika berita ini ditulis pada jam 04.07 ada 116 orang pendaftar. Tabel di bawah menunjukkan informasi asal peserta yang biasa ikut Novena Domus dan jumlah pendaftar yang sudah masuk.

ASAL PESERTA
JUMLAH
RAYON KOTA KEVIKEPAN DIY
90 ORANG
01.  Paroki Pringwulung
51 orang
02.  Lingkungan Sendowo, Kotabaru
6 orang
03.  Paroki Administratif Pringgolayan
20 orang
04.  Paroki Pugeran
10 orang
05.  Paroki Bintaran, Lingkungan Nicolas
3 orang
06.  Paroki Baciro
 orang
RAYON SLEMAN KEVIKEPAN DIY
15 ORANG
07.  Paroki Minomartani
10 orang
08.  Paroki Babadan
 2 orang
09.  Paroki Babarsari
 orang
10.  Paroki Medari
 orang
11.  Paroki Kalasan, Berbah
 orang
12.  Paroki Mlati
1 orang
13.  Paroki Pakem
 orang
14.  Paroki Nandan
2 orang
RAYON BANTUL KEVIKEPAN DIY
5 ORANG
15.  Paroki Bantul
5 orang
16.  Lingkungan Kepuh, Paroki Ganjuran
 orang
KEVIKEPAN SURAKARTA
 6 ORANG
17.  Paroki Wedi
 orang
18.  Wanita Katolik RI, Banjarsari, Sala
   orang
19.  Paroki Gondang
6 orang
KEVIKEPAN KEDU
 ORANG
20.  Paroki Ignatius Magelang
 orang
21.  Paroki Banyutemumpang, Wilayah Mungkid
 orang
JUMLAH
116 orang

Lamunan Pesta Wajib



Santo Yoakim dan Santa Anna, Orangtua Santa Perawan Maria
Sabtu, 26 Juli2014

Matius 13:16-17

13:16 Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.
13:17 Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, kebahagiaan biasa dihubungkan dengan segi afektif dalam diri seseorang. Kebahagiaan bukan berkaitan dengan soal pikiran dan perbuatan tetapi berkaitan dengan perasaan.
  • Tampaknya, kebahagiaan bersumber pada keadaan batin seseorang. Ini tidak menjadi kajian biologi atau sosiologi tetapi menjadi kajian psikologi.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa penyebab utama kebahagiaan sejati datang dari pancaindra yang bekerja bagaikan perangkat penyimpan data dan kemudian mengirimkannya ke hati sebagai pengolah. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan menjadikan dirinya bagaikan dapur informasi kebaikan dari apapun yang ditangkap oleh pancaindra.
Ah, bagaimanapun juga mata dan telinga adalah organ tubuh penentu daya tarik seseorang.